MU Gunakan Penangguhan Madrid Memburu Donny van de Beek, tetapi Van der Sar Ingatkan Tidak Ada Potongan harga

Posted on

 

AMSTERDAM – Manchester United buka perbincangan dengan Ajax tentang penandatanganan Donny van de Beek.

Media massa Belanda De Telegraaf memberikan laporan jika Ajax serta Real Madrid sudah menyepakati persetujuan 50 juta euro atau seputar Rp 785 miliar untuk pemain tengah itu.

Van de Beek sepakat untuk masuk dengan Madrid. Tinggal kepentingan klinis yang tentukan ia akan geser ke Spanyol.

Tapi walau persetujuan ada pada step lanjut, Madrid tidak ingin menyepakati transfer. Ada ketidaktetapan besar atas keuangan mereka sebab La Liga disetop.

De Telegraaf memberikan laporan jika United mengharap untuk manfaatkan penangguhan Madrid. Setan-setan Old Trafford mulai negosiasi dengan Ajax awal minggu ini.

Ajax semakin senang pemasaran yang bertambah cepat. Laporan itu mengakui jika jalinan positif di antara Edwin van der Sar, yang disebut kepala eksekutif Ajax, serta United bisa kerja untuk tim-tim Liga Premier.

Van de Beek sudah jadi sisi integral dari keberhasilan Ajax semasa tiga musim paling akhir. Ia sumbangkan 41 gol serta 34 assist dalam 175 performanya.

United tertarik untuk memperoleh bayaran semakin rendah dari 50 juta euro untuk Van de Beek. Tapi Van der Sar mengingatkan jika pemain berumur 23 tahun itu tidak dipasarkan pada harga yang dikurangi.

“Tentunya, transfer 150 juta, 200 juta euro hilang,” kata bekas kiper United bulan kemarin.

“Tetapi saya pikirkan masih banyak nilai untuk pemain yang datang dari Ajax. Berpendidikan tinggi, eksper dalam memenangi serta mainkan sepak bola Eropa,” katanya.

“Tahun kemarin, kami membuat kesepakatan lisan dengan Onana, Tagliafico, Van de Beek untuk tinggal satu musim lagi dan kami ingin sama-sama menolong serta mendapatkan cara setelah itu dalam profesi mereka. Tidak ada yang beralih.”

“Tidak ada potongan harga 50 %. Club dapat lupakan itu,” pungkas Van der Sar.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *