Kamaru Usman memimpin Jorge Masvidal dengan performa yang mencekik di acara penting UFC 251

Posted on

 

Kamaru Usman tetap memberitahu beberapa lawannya jika ia ialah permasalahan serta rupanya Jorge Masvidal tidak mempunyai jawaban sesudah habiskan lima putaran dengannya di acara penting UFC 251.

Juara kelas welter yang memerintah serta bertahan itu menggertak Masvidal untuk sisi yang lebih bagus dari lima putaran waktu dia memperlihatkan gagasan permainan yang mencekik serta memimpin supremasi untuk pada akhirnya memperoleh ketetapan bundar tanpa ada suara sesudah pertarungan 25 menit.

Beberapa juri cetak pertempuran 50-45, 50-45 serta 49-46 saat Usman sukses menjaga titelnya untuk ke-2 kalinya.

“‘Gamebred’ ialah cowok paling jahat di dunia,” kata Usman saat memberikan penghormatan pada rivalnya. “Saya harus geser persneling serta bersiap-siap buatnya sesudah pernyataan enam hari. “Gamebred” itu kuat serta ia menunjukkan di luar sana. Ia terus berusaha serta tidak stop.

Saya cuma level yang lebih bagus

Saya mempunyai semakin banyak alat di kotak alat. Saat saya harus menariknya, saya dapat menariknya serta memakainya.

Itu ialah pertarungan gagasan permainan awal dengan Usman coba perlambat Masvidal dengan permainan yang kuat dan beberapa usaha pemberhentian. Masvidal membalas dengan memaksanya untuk kerja semasa tiap transisi uang dan membuat bayar setiap saat mereka terpisah.

Dari terlalu jauh, Masvidal bisa tersambung dengan beberapa gabungan cepat termasuk juga beberapa pukulan keras yang betul-betul mengundang perhatian Usman.

Untuk imbalannya, Usman pilih untuk menggeser momen dengan menggiling Masvidal menantang kandang saat dia berupaya untuk menganiaya ia dari dalam kemenangan. Usman tidak lakukan banyak kerusakan, tapi ia memaksakan Masvidal untuk terus-terusan menjaga kekuatan penghilangan sesaat diberi bumbu dengan pukulan serta siku pendek.

Diakhir set ke-3, Usman membanting Masvidal ke tanah dengan penguncian badan yang kuat waktu dia mulai kerja dari atas. Juara “BMF” dapat berusaha bebas diawalnya pertempuran tapi saat beberapa detik berlalu beberapa waktu, dia berusaha untuk kembali bangkit.

Serta saat Masvidal sukses memperoleh pembelahan pada kaki, napasnya terengah-engah serta Usman dapat masuk dengan relatif gampang. Pada akhirnya, Usman akan mendapatkan langkah untuk bawa perlawanan kembali pada tanah saat ia nampak mencekik Masvidal dengan desakan tinggi digabungkan dengan gempuran darat serta pound.

Di saat putaran ke-5 hampir usai, Usman dengan nyaman ada di muka, tapi ia belum pernah stop memberi desakan waktu berupaya untuk ambil napas paling akhir dari paru-paru Masvidal. Saat pertempuran usai, Usman serta Masvidal meletakkan darah jelek di belakang mereka serta memeluknya sesudah pertarungan yang seru.

Usman sekarang sudah memenangi 12 pertempuran beruntun di seksi itu

– satu prestasi yang cuma ditandingi oleh bekas juara Georges St-Pierre – sesaat mencatatkan pertahanan gelar lurus ke-2. Berlibur ialah salah satu hal yang berada di pemikiran Usman kemudian, walau tahu kompetitor seperti Gilbert Burns serta Leon Edwards dengan kuatir menanti peluang untuk hadapi ia selanjutnya.

“Saya di pucuk gunung,” kata Usman. “Saya juara. Kesemua orang menatapku. Tidak pernah ada kekurangan kompetitor, teman-teman berupaya melawan untuk memperoleh gelar. ”

Sedang untuk Masvidal, hasilnya tidak berjalan seperti seharusnya,

tapi dia masih ambil kelas welter paling baik di dunia pada pernyataan enam hari serta sukses capai lonceng paling akhir. Bila ia dapat kembali pada kolom kemenangan dalam tempo dekat, peluang ia akan cari untuk amankan laga lagi

dengan kamp training penuh di belakangnya sebelum bertemu dengan Usman lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *